Langsung ke konten utama
Kegiatan

Kelompok tani Kelurahan Pembataan terapkan pengendalian hama terpadu

D
Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian
26 May 2026 15:091 menit baca
Kelompok tani Kelurahan Pembataan terapkan pengendalian hama terpadu

Kelompok tani  Kelurahan  Pembataan Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan mulai menerapkan pengendalian hama terpadu (PHT) pasca mengikuti pelatihan pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan  yang diinisiasi   UPTD Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) setempat.

Kepala UPTD BPTPH Kabupaten Tabalong Dony Tugas Prasetyo menyampaikan dengan  konsep PHT petani dapat lebih mandiri dalam melakukan pengamatan maupun pengendalian hama dan penyakit tanaman di lapangan.

"Kita ingin meningkatkan pemahaman petani dalam  pengendalian organisme pengganggu tumbuhan  secara efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan," jelas Dony, Selasa.

Pelatihan ini juga membekali para petani  terkait teknik budidaya tanaman sehat, pengamatan OPT hingga pengendalian hama dan penyakit tanaman secara ramah lingkungan.

Termasuk cara  penggunaan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) untuk membantu meningkatkan pertumbuhan tanaman dan menekan serangan penyakit.

Mentode perendaman benih padi dengan larutan PGPR (Plant Growth-Promoting Rhizobacteria) diyakini     memacu pertumbuhan tanaman padi dan pencegahan serangan jamur patogen.

Varietas padi yang ditanam petani Kelurahan Pembataan mencakup Inpari 32, Inpari 9 dan Mekongga.

Dengan jenis penyakit yang menyerang berupa jamur Pyricularia oryzae (penyakit Blas dan hama yang menyerang burung manyar, burung pipit, tikus sawah dan penggerak batang padi.

"Petani juga mendapat  edukasi  pemanfaatan refugia sebagai habitat musuh alami hama serta penggunaan Trichocompost sebagai pupuk organik yang dapat membantu memperbaiki kondisi tanah," tambah Dony.

Selain itu mengenai pentingnya penggunaan pestisida secara bijak dan sesuai dosis agar tidak berdampak buruk terhadap kesehatan maupun lingkungan.

Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Alfi Sahriyanor dan  Eka Retno memberikan wawasan petani cara  penerapan PHT dalam menjaga produktivitas tanaman pangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan bahan kimia pertanian.

Kegiatan ini  melibatkan   anggota Brigade Perlindungan Tanaman wilayah Kecamatan Murung Pudak Saimin, Penyuluh Pertanian  Kecamatan  Murung Pudak, bersama tim UPTD BPTPH  Kabupaten Tabalong, yaitu Teguh, sahide dan raihan.

Sumber : UPTD Perlindungan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan

https://kalsel.antaranews.com/berita/520492/kelompok-tani-kelurahan-pembataan-terapkan-pengendalian-hama-terpadu

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Syukuran Panen Padi Sawah di Desa Lok Batu Kecamatan Haruai
    Berita·1 bulan yang lalu

    Syukuran Panen Padi Sawah di Desa Lok Batu Kecamatan Haruai

  2. 02
    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Koordinasikan Kerja Sama Peningkatan Kompetensi Petugas POPT dan Pelatihan Pengendalian OPT Perkebunan di BBPP Binuang
    Kegiatan·1 bulan yang lalu

    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Koordinasikan Kerja Sama Peningkatan Kompetensi Petugas POPT dan Pelatihan Pengendalian OPT Perkebunan di BBPP Binuang

  3. 03
    Panen di Tengah Kemarau, Banua Lawas Teguhkan Diri sebagai Lumbung Pangan Tabalong
    Berita·1 bulan yang lalu

    Panen di Tengah Kemarau, Banua Lawas Teguhkan Diri sebagai Lumbung Pangan Tabalong

  4. 04
    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Gelar Pelatihan OPT Tanaman Pangan dan Hortikultura di Poktan Harapan Baru
    Kegiatan·1 bulan yang lalu

    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Gelar Pelatihan OPT Tanaman Pangan dan Hortikultura di Poktan Harapan Baru

  5. 05
    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Berikan Pelatihan OPT, Serahkan APD dan Praktik Perbanyakan PGPR kepada Poktan Ingin Subur
    Kegiatan·1 bulan yang lalu

    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Berikan Pelatihan OPT, Serahkan APD dan Praktik Perbanyakan PGPR kepada Poktan Ingin Subur