Langsung ke konten utama
Berita

Panen di Tengah Kemarau, Banua Lawas Teguhkan Diri sebagai Lumbung Pangan Tabalong

D
Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian
16 Sep 2026 10:443 menit baca
Panen di Tengah Kemarau, Banua Lawas Teguhkan Diri sebagai Lumbung Pangan Tabalong

BANUA LAWAS – Hamparan lahan rawa lebak di Desa Habau, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, kembali menunjukkan potensinya sebagai salah satu kawasan pertanian produktif. Di tengah musim kemarau yang cukup panjang, Kelompok Tani Sumber Rezeki berhasil memanen padi varietas Sentani, Selasa (15/9/2026).

Keberhasilan tersebut menjadi momentum istimewa yang kemudian dirangkai dalam Syukuran Panen Padi di Lahan Rawa Lebak. Bukan sekadar perayaan atas hasil pertanian, kegiatan ini menjadi gambaran nyata semangat petani dalam menjaga produktivitas pangan sekaligus optimisme terhadap masa depan pertanian di Kecamatan Banua Lawas.

Syukuran panen dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala DKP 3 Tabalong, Kepala Desa Habau, perwakilan Kecamatan Banua Lawas, Inspektorat Tabalong, Baperida, Polres Tabalong, Kodim 1008/Tanjung, serta Ketimker Tabalong.

Kehadiran unsur pemerintah daerah, pemerintahan desa, aparat keamanan, hingga stakeholder terkait menunjukkan kuatnya kolaborasi dalam mendukung sektor pertanian. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pertanian tidak hanya mampu bertahan menghadapi tantangan musim, tetapi juga terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kemarau Bukan Penghalang untuk Panen

Panen padi varietas Sentani di lahan rawa lebak Desa Habau menjadi bukti bahwa tantangan musim kemarau dapat dihadapi melalui pengelolaan lahan yang tepat dan kerja keras petani.

Lahan rawa lebak yang selama ini memiliki karakteristik tersendiri dalam pengelolaannya justru menyimpan potensi besar untuk mendukung produksi pangan. Dengan pengelolaan yang baik, pemanfaatan sumber daya air, serta penerapan budidaya yang sesuai, lahan tersebut mampu tetap menghasilkan meskipun berada dalam kondisi musim kemarau.

Keberhasilan ini sekaligus memberikan pesan bahwa ketahanan pangan tidak hanya dibangun dari lahan pertanian yang ideal, tetapi juga dari kemampuan petani mengoptimalkan setiap potensi lahan yang tersedia.

Irigasi Perpipaan Perkuat Produksi Pertanian

Momentum syukuran panen juga semakin bermakna dengan adanya penyerahan bantuan Irigasi Perpipaan yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 kepada Gapoktan Telaga Sumur, Desa Habau Hulu, Kecamatan Banua Lawas.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap ketersediaan air bagi lahan pertanian, khususnya dalam menghadapi periode kemarau. Infrastruktur irigasi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi, sehingga petani memiliki dukungan yang lebih baik dalam mengelola lahan dan menentukan waktu tanam.

Dengan adanya sarana pendukung tersebut, potensi lahan pertanian di Banua Lawas diharapkan dapat terus dioptimalkan dan tidak hanya bergantung pada kondisi musim.

Banua Lawas Menuju Lumbung Pangan Tabalong

Keberhasilan panen Kelompok Tani Sumber Rezeki dan dukungan pembangunan infrastruktur pertanian menjadi modal penting untuk semakin mengembangkan Banua Lawas sebagai kawasan pertanian potensial.

Potensi lahan rawa lebak yang luas, ditambah dengan semangat petani dan dukungan berbagai pihak, membuka peluang bagi peningkatan produksi pangan secara berkelanjutan.

Optimisme pun terus tumbuh bahwa Banua Lawas dapat mengambil peran semakin besar sebagai lumbung pangan di Kabupaten Tabalong.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, diperlukan kolaborasi yang konsisten antara pemerintah, petani, kelompok tani, pemerintah desa, serta seluruh stakeholder. Mulai dari pengelolaan lahan, ketersediaan air, sarana produksi, pendampingan, hingga pemasaran hasil pertanian perlu terus diperkuat secara bersama-sama.

Panen di tengah kemarau ini menjadi lebih dari sekadar hasil produksi. Ia menjadi simbol ketangguhan petani Banua Lawas dalam menjaga pangan, sekaligus penanda bahwa potensi pertanian di wilayah rawa lebak masih terbuka luas untuk dikembangkan.

Dari Desa Habau, optimisme itu tumbuh "kemarau boleh datang, tetapi semangat untuk menanam dan menghasilkan pangan tidak boleh padam".

Dengan semangat gotong royong dan dukungan pembangunan pertanian yang berkelanjutan, Banua Lawas diharapkan semakin kokoh dalam memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tabalong.

(Bidang Tanaman Pangan dan HoltikultuRa)

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Koordinasikan Kerja Sama Peningkatan Kompetensi Petugas POPT dan Pelatihan Pengendalian OPT Perkebunan di BBPP Binuang
    Kegiatan·5 hari yang lalu

    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Koordinasikan Kerja Sama Peningkatan Kompetensi Petugas POPT dan Pelatihan Pengendalian OPT Perkebunan di BBPP Binuang

  2. 02
    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Berikan Pelatihan OPT, Serahkan APD dan Praktik Perbanyakan PGPR kepada Poktan Ingin Subur
    Kegiatan·1 minggu yang lalu

    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Berikan Pelatihan OPT, Serahkan APD dan Praktik Perbanyakan PGPR kepada Poktan Ingin Subur

  3. 03
    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Gelar Pelatihan OPT Tanaman Pangan dan Hortikultura di Poktan Harapan Baru
    Kegiatan·5 hari yang lalu

    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Gelar Pelatihan OPT Tanaman Pangan dan Hortikultura di Poktan Harapan Baru

  4. 04
    Panen Padi Sawah di Lahan Lebak MT/MK 2026, Poktan Makmur I Banua Rantau Buktikan Produktivitas di Tengah Kemarau Panjang
    Berita·1 minggu yang lalu

    Panen Padi Sawah di Lahan Lebak MT/MK 2026, Poktan Makmur I Banua Rantau Buktikan Produktivitas di Tengah Kemarau Panjang

  5. 05
    Kelompok Tani Makarti Desa Uwie Berhasil Panen Cabai Rawit Tiung Tanjung di Tengah Kemarau Panjang
    Berita·1 minggu yang lalu

    Kelompok Tani Makarti Desa Uwie Berhasil Panen Cabai Rawit Tiung Tanjung di Tengah Kemarau Panjang