UPTD Balai Perlindungan Tanaman Koordinasikan Kerja Sama Peningkatan Kompetensi Petugas POPT dan Pelatihan Pengendalian OPT Perkebunan di BBPP Binuang

Binuang, 17 September 2026 – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) serta pengetahuan petani dalam pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) tanaman perkebunan, UPTD Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tabalong melaksanakan koordinasi kegiatan bersama Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang, Kamis, 17 September 2026.
Koordinasi yang dilaksanakan di BBPP Binuang tersebut membahas rencana kerja sama pelaksanaan kegiatan peningkatan kompetensi petugas pengendali OPT sekaligus pelatihan bagi petani, khususnya dalam pengelolaan dan pengendalian OPT pada tanaman perkebunan.
Komoditas yang menjadi perhatian dalam rencana pelatihan meliputi kopi, karet, dan kelapa sawit, yang merupakan bagian penting dari usaha perkebunan masyarakat. Berbagai OPT pada tanaman perkebunan dapat memengaruhi pertumbuhan, produktivitas, hingga kualitas hasil apabila tidak dilakukan pemantauan dan pengendalian secara tepat.
Melalui kerja sama ini, peningkatan kapasitas tidak hanya diarahkan kepada petugas POPT sebagai garda terdepan dalam pengamatan dan pengendalian OPT, tetapi juga kepada petani sebagai pelaku utama di lapangan. Petugas diharapkan memiliki kompetensi yang semakin baik dalam melakukan identifikasi OPT, pengamatan, analisis kondisi tanaman, serta memberikan rekomendasi pengendalian kepada petani.
Sementara itu, pelatihan bagi petani akan diarahkan pada peningkatan kemampuan dalam mengenali OPT, memahami gejala serangan, melakukan pemantauan, serta menerapkan teknik pengendalian OPT yang tepat dan sesuai dengan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT).
Dalam koordinasi tersebut juga dibahas rencana pelaksanaan pelatihan petani kopi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani dalam menghadapi permasalahan OPT pada tanaman perkebunan.
Kerja sama antara UPTD Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tabalong dengan BBPP Binuang diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara kelembagaan perlindungan tanaman dan lembaga pelatihan pertanian.
Dengan adanya peningkatan kompetensi petugas serta penguatan kapasitas petani, diharapkan penanganan permasalahan OPT di lapangan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, efektif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha perkebunan di Kabupaten Tabalong.

