Gerakan Pangan Murah menyasar masyarakat desa

Gerakan Pangan Murah yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan ditargetkan bisa menyasar masyarakat desa untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok.
Kepala DKP3 Kabupaten Tabalong Fahrul Raji mengatakan Gerakan Pangan Murah ini melibatkan vendor, mitra produsen, distributor pemasok pangan serta petani lokal.
"Selain di kabupaten Gerakan Pangan Murah akan kita laksanakan untuk masyarakat desa dengan melibatkan para mitra dan produsen," jelas Fahrul Raji, Rabu.
DKP3 Tabalong akan menjadwalkan GPM di Kecamatan Jaro dan Haruai dengan menyediakan kebutuhan pokok mulai dari beras, minyak goreng, telur, gula pasir, aneka sayur, ikan air tawar hingga produk UMKM lokal.
Menurut Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Muda DKP3 Tabalong, Wahidatul Aisyah Gerakan Pangan Murah yang telah dilaksanakan di kabupaten mendapat respon positif dari masyarakat.
"Beras Bulog paling banyak pembeli karena selisih harga Rp5 ribu dibanding di pasaran," jelas Wahidatul.
Untuk beras SPHP (kemasan 5 kilogram) dari Bulog dijual Rp 60 ribu per sak sedangkan di pasaran Rp65 ribu per sak.
Total ketersediaan beras Bulog untuk mendukung Gerakan Pangan Murah ini mencapai 2 ton dan bisa bertambah tergantung permintaan pembeli saat GPM.
"Kita akan mengajukan permintaan ke Bulog untuk penambahan pasokan untuk Gerakan Pangan Murah di tingkat desa," tambah Wahidah.
Sumber : Bidang Ketahanan Pangan
https://kalsel.antaranews.com/berita/521911/gerakan-pangan-murah-menyasar-masyarakat-desa






