Langsung ke konten utama
Kegiatan

Gapoktan Desa Masingai II ikuti Gerdal Keong Mas

D
Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian
28 May 2026 20:551 menit baca
Gapoktan Desa Masingai II ikuti Gerdal Keong Mas

Gabungan kelompok tani Desa Masingai II Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mengikuti Gerakan Pengendalian (Gerdal) Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Keong Mas pada tanaman padi yang berpotensi merusak tanaman serta menurunkan produktivitas.

Kepala UPTD BPTPH Kabupaten Tabalong Dony Tugas Prasetyo menyampaikan gerakan ini untuk mengendalikan populasi OPT keong mas agar tidak berkembang lebih luas.

"Kita menerapkan metode pengendalian berupa pemasangan perangkap keong menggunakan bambu yang ditancapkan di area persawahan," jelas Dony, Kamis.

Bambu tersebut berfungsi sebagai media tempat keong bertelur, sehingga telur tidak lagi diletakkan pada tanaman padi.

Metode ini juga membantu mencegah telur keong jatuh ke air yang dapat menyebabkan penetasan dan mempercepat penyebaran hama.

Dony menambahkan selain metode mekanis, dalam kegiatan gerdal ini juga dilakukan pengendalian secara kimia melalui penyemprotan pestisida dengan bahan aktif niklosamida untuk menekan populasi keong mas secara lebih efektif.

Gerdal Keong mas yang diikuti kelompok tani Padaringan I, Padaringan II, Padaringan IV, dan Karya Tani, Desa Masingai II sebagai tindak lanjut laporan serangan hama keong mas di persawahan.

Varietas padi yang dikembangkan kelompok tani sasaran program Gerdal OPT Keong Mas antara lain varietas Inpari dan Mekongga.

Kegiatan gerdal ini didampingi langsung Kepala UPTD BPTPH Kabupaten Tabalong Dony Tugas Prasetyo, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) yaitu Eka Febri dan Jani.

Termasuk petugas Brigade Perlindungan wilayah Kecamatan Upau, Agus Riyanto, serta PPL BPP Upau dan tim dari UPTD Balai Perlindungan TPH.

Selain di Desa Masingai II, gerakan serupa menyasar ke kelompok tani Rukun Tani Sentosa, Desa Bilas, yang menerapkan program pertanian modern PM-AAS (Pertanian Modern - Advance Agriculture System) dengan sistem tabela (tabur benih langsung).

Di lokasi tersebut dilakukan monitoring OPT secara berkala guna memastikan serangan keong mas dapat dikendalikan dan tidak mengalami peningkatan.

Sumber : UPTD Balai Benih Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan

https://kalsel.antaranews.com/berita/520653/gapoktan-desa-masingai-ii-ikuti-gerdal-keong-mas

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Syukuran Panen Padi Sawah di Desa Lok Batu Kecamatan Haruai
    Berita·1 bulan yang lalu

    Syukuran Panen Padi Sawah di Desa Lok Batu Kecamatan Haruai

  2. 02
    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Koordinasikan Kerja Sama Peningkatan Kompetensi Petugas POPT dan Pelatihan Pengendalian OPT Perkebunan di BBPP Binuang
    Kegiatan·1 bulan yang lalu

    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Koordinasikan Kerja Sama Peningkatan Kompetensi Petugas POPT dan Pelatihan Pengendalian OPT Perkebunan di BBPP Binuang

  3. 03
    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Gelar Pelatihan OPT Tanaman Pangan dan Hortikultura di Poktan Harapan Baru
    Kegiatan·1 bulan yang lalu

    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Gelar Pelatihan OPT Tanaman Pangan dan Hortikultura di Poktan Harapan Baru

  4. 04
    Panen di Tengah Kemarau, Banua Lawas Teguhkan Diri sebagai Lumbung Pangan Tabalong
    Berita·1 bulan yang lalu

    Panen di Tengah Kemarau, Banua Lawas Teguhkan Diri sebagai Lumbung Pangan Tabalong

  5. 05
    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Berikan Pelatihan OPT, Serahkan APD dan Praktik Perbanyakan PGPR kepada Poktan Ingin Subur
    Kegiatan·1 bulan yang lalu

    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Berikan Pelatihan OPT, Serahkan APD dan Praktik Perbanyakan PGPR kepada Poktan Ingin Subur