Langsung ke konten utama
Kegiatan

Kampanye Stop Boros Pangan di SDN 1.2 Sulingan

D
Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian
16 Jun 2026 14:452 menit baca
Kampanye Stop Boros Pangan di SDN 1.2 Sulingan

Kampanye Stop Boros Pangan ini dalam rangka menyelamatkan pangan dengan Gerakan Cepat Amankan Pangan, Bukan Buang Pangan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKPPP) Tabalong.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani, didampingi Ketua TP PKK Tabalong, Hj Desi Suryanti Noor Rifani, Kepala Disdukbud Tabalong, Gusti Judid Ihsan Permana, Sekretaris DKPPP Tabalong, Suaidi serta pejabat lainnya.

Bupati Tabalong dan Ketua TP PKK Tabalong secara simbolis memasangkan pakaian bertuliskan Mari Bersama Selamatkan Pangan dan tas sekolah ke perwakilan peserta didik.

Setidaknya ada 230 peserta didik di SDN 1.2 Sulingan yang menjadi sasaran kampanye boros pangan, dengan dewan guru berjumlah 34 orang.

Kepala SDN 1.2 Sulingan, Isnawati menyampaikan, jumlah warga sekolah yang dikategorikan banyak, tentu perlu adanya edukasi mengenai kesadaran menghargai makanan yang wajib ditanamkan sejak dini ke para siswa.

“Melalui program ini kami berkomitmen menjadikan para pelajar SDN 1.2 Sulingan sebagai agen perubahan dan membiasakan mengambil makanan secukupnya,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris DKPPP Tabalong, Suaidi menjelaskan, SD merupakan kelompok usia paling strategis untuk mengintervensi sejak dini terhadap boros pangan.

Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa SD tentang bahaya boros pangan, membiasakan siswa ambil secukupnya dan habiskan serta mewujudkan sekolah percontohan yaitu piring bersih.

“Melalui kampanye Stop Boros Pangan bisa tertanam tiga prinsip menghargai petani, menyayangi bumi dan menyukuri rezeki,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengatakan, bahwa kegiatan ini mengajarkan kebiasaan baik kepada anak-anak sejak dini untuk menghargai makanan dan tidak membuang-buang makanan.

“Perlu kita ketahui bahwa setiap makanan yang kita makan berasal dari kerja keras banyak orang. Ada petani yang menanam padi, ada pedagang yang menjual bahan makanan, ada ibu dan ayah yang bekerja, dan ada yang memasak makanan untuk kita,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menghabiskan makanan sesuai ajaran agama karena membuang makanan merupakan perbuatan mubazir yang tidak dianjurkan.

Sehingga, seluruh siswa diajak untuk menghargai setiap makanan yang telah tersedia dan membiasakan diri mengambil makanan secukupnya sesuai kebutuhan.

“Saya berharap setelah kegiatan ini, anak-anak SDN Sulingan dapat menjadi pelopor gerakan “Ambil Secukupnya, Habiskan Makanan” serta kebiasaan membawa lunch box sendiri, baik di sekolah maupun di rumah.

Sumber : Bidang Ketahanan Pangan

https://sekata.id/kampanye-stop-boros-pangan-di-sdn-1-2-sulingan-bupati-tabalong-ajak-siswa-ambil-secukupnya-habiskan-makanan

Bagikan

Trending

Berita Terpopuler

Yang paling banyak dibaca pembaca akhir-akhir ini

Lihat Semua
  1. 01
    Syukuran Panen Padi Sawah di Desa Lok Batu Kecamatan Haruai
    Berita·1 bulan yang lalu

    Syukuran Panen Padi Sawah di Desa Lok Batu Kecamatan Haruai

  2. 02
    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Koordinasikan Kerja Sama Peningkatan Kompetensi Petugas POPT dan Pelatihan Pengendalian OPT Perkebunan di BBPP Binuang
    Kegiatan·1 bulan yang lalu

    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Koordinasikan Kerja Sama Peningkatan Kompetensi Petugas POPT dan Pelatihan Pengendalian OPT Perkebunan di BBPP Binuang

  3. 03
    Panen di Tengah Kemarau, Banua Lawas Teguhkan Diri sebagai Lumbung Pangan Tabalong
    Berita·1 bulan yang lalu

    Panen di Tengah Kemarau, Banua Lawas Teguhkan Diri sebagai Lumbung Pangan Tabalong

  4. 04
    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Gelar Pelatihan OPT Tanaman Pangan dan Hortikultura di Poktan Harapan Baru
    Kegiatan·1 bulan yang lalu

    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Gelar Pelatihan OPT Tanaman Pangan dan Hortikultura di Poktan Harapan Baru

  5. 05
    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Berikan Pelatihan OPT, Serahkan APD dan Praktik Perbanyakan PGPR kepada Poktan Ingin Subur
    Kegiatan·1 bulan yang lalu

    UPTD Balai Perlindungan Tanaman Berikan Pelatihan OPT, Serahkan APD dan Praktik Perbanyakan PGPR kepada Poktan Ingin Subur